Stunting menjadi momok menakutkan yang dapat terjadi pada anak Anda. Itulah, pentingnya selalu menerapkan hidup sehat sejak anak masih di dalam kandungan. Tips hidup sehat bagi ibu dan anak dapat dijadikan kebiasaan agar dapat mencegah risiko penyakit.
Seorang anak dikatakan stunting apabila memiliki tinggi badan yang tidak ideal, alias lebih pendek dari anak sebayanya. Mengapa stunting harus dicegah?
Karena kondisi ini berisiko mengganggu perkembangan kognitif anak dan meningkatkan risiko penyakit di kemudian hari. Berikut tips pola hidup sehat yang dapat dilakukan untuk mencegah sunting. Mari disimak!
Orang Tua Simak! Terapkan Tips Hidup Sehat Ini Agar Anak Tidak Stunting

Penyebab stunting pada anak memang tidak 100% dari asupan nutrisi, ada faktor genetik juga yang berperan di dalamnya. Namun, sebagai orang tua, Anda tentu memiliki kewajiban untuk mencegahnya. Berikut tips menerapkan hidup sehat agar anak tidak stunting:
-
Terapkan Pola Asuh Terbaik
Tips pertama adalah menerapkan pola asuh terbaik bagi bayi. Orang tua yang siap secara fisik dan mental memiliki peluang lebih tinggi untuk menerapkan pola asuh yang baik.
Beberapa tips pola asuh terbaik bagi orang tua adalah sadar untuk selalu melakukan pemantauan tumbuh kembang (tukem) di fasilitas kesehatan terdekat.
Perhatikan setiap perubahan yang terjadi pada anak adalah bentuk pola asuh baik yang dapat dilakukan orang tua.
-
Perhatikan Sanitasi
Tips hidup sehat agar mencegah anak dari stunting berikutnya adalah memperhatikan kebersihan lingkungan, sanitasi dan memastikan akses air bersih. Karena kurangnya akses sanitasi menjadi pemicu awal anak terpapar berbagai penyakit infeksi.
Beberapa contoh sanitasi yang tepat adalah membiasakan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan tidak membuang air sembarangan. Dengan begitu, anak dapat terhindar dari berbagai risiko penyakit, seperti cacingan.
-
Pastikan Makanan Bergizi
Mencegah stunting pada anak juga berarti memastikan asupan makanan yang dikonsumsi bergizi. Sebagai orang tua, Anda wajib mengenalkan kepada anak makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran dan makanan mengandung protein tinggi.
Untuk orang tua bayi usia kurang dari 6 bulan, ASI eksklusif adalah makanan wajib anak. Setelah 6 bulan ke atas, berikan MPASI sesuai dengan umur bayi.
Selain makanan bergizi, orang tua juga wajib menghindari anak dari asap rokok dan obat-obatan lainnya. Selalu memastikan asupan tubuh anak baik dan sehat, maka stunting dapat dicegah.
-
Berikan ASI Ekslusif
Pemberian ASI eksklusif wajib dilakukan untuk bayi di bawah 2 tahun. Komposisi ASI yang memiliki banyak gizi baik untuk bayi, sehingga pemberiannya secara eksklusif dapat mencegah stunting dan risiko penyakit dalam lainnya.
Selain itu, menerapkan tips hidup sehat bagi ibu yang menyusui juga penting. Konsumsi makanan bergizi dan konsumsi suplemen kalsium dapat meningkatkan kualitas ASI yang diberikan.
-
Cek Perkembangan Tubuh Berkala
Lakukan pengecekan tumbuh kembang anak secara berkala di Puskesmas, Posyandu dan rumah sakit. Selalu catat perkembangan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala.
Selain itu, tidak lupa juga untuk memberikan vaksin atau imunisasi rutin bagi anak agar terhindar dari penyakit berbahaya. Anda juga disarankan memberikan stimulasi tambahan sesuai dengan usia anak.
Periode 1.000 hari merupakan rentang waktu krusial bagi pertumbuhan anak. Maka, tidak heran jika periode ini disebut sebagai golden age atau periode emas. Orang tua yang memanfaatkan periode ini dapat mengoptimalkan tumbuh kembang anak.
Selalu mencari informasi tentang tips hidup sehat bagi anak merupakan tanggung jawab orang tua yang baik. Mari perhatikan tumbuh kembang anak agar terhindar dari kondisi stunting dan risiko penyakit lainnya!


